tukangterjemah.com

Jasa layanan alih bahasa berbagai dokumen, laporan, makalah, buku dan interpreting baik bahasa Indonesia – Inggris maupun bahasa Inggris – Indonesia.

JadwalSeminar.web.id

Menyediakan informasi seputar seminar, pelatihan, lomba dan event. Update info kamu dengan like Fanspage jadwalseminar

Dream Fashion store

Sedia baju mom and kids. Kunjungi blog dan dapatkan harga menarik

Pasang Iklan anda disini

dapatkan harga menarik kami. hubungi kami dan pasang iklan anda sekarang juga

Pasang Iklan anda disini

dapatkan harga menarik kami. hubungi kami dan pasang iklan anda sekarang juga.

Thursday, 9 June 2016

Palangka Raya Banjir : Harus ada Perbaikan Drainase

Banjir yang menggenangi sejumlah wilayah dan ruas jalan dalam Kota Palangka Raya, Sabtu lalu (4/6/2016). Hal ini diduga karena sistem drainase kota tak mampu mengelola tumpahan air akibat hujan deras yang mengguyur Palangka Raya.

Air hujan yang menggenangi seluruh ruas Jalan di Kota Palangka Raya bahkan mencapai 40 cm atau setara dengan setengah kaki orang dewasa.

Kejadian ini sontak membuat warga kaget apalagi yang melaksanakan aktivitasnya pada pagi hari, melewati ruas jalan yang banjir harus berjibaku dengan air. Ada beberapa kendaraan roda dua dan roda empat macet bahkan mogok dan harus di dorong oleh warga lainya untuk bisa melewati banjir.
Banjir di salah satu sudut kota Palangka Raya. terlihat pengendara sedang menerobos banjir

Pantauan di berbagai media, di berbagai komplek perumahan dan ruas jalan yang terkena dampak banjir yakni di wilayah Jalan Tumenggung Tilung, Jalan Rajawali, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, serta hampir seluruh ruas jalan. Dan terparah di wilayah Jalan Ramin, Komplek Babusalam, Pananrung, sejumlah warga dilakukan evakuasi oleh tim relawan, aparat kepolisian hingga warga setempat karena air dalam dan tidak bisa dilewati.
Tak terkecuali di media sosial seperti Facebook, Instagram dan BBM, 90 persen warga masyarakat Kota Palangka Raya memponsting foto banjir melanda serta menggunakan status kebanjiran dan banjir dimana-mana.
Kalangan DPRD Kalimantan Tengah mengharapkan pemerintah provinsi segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya menangani drainase, khususnya di wilayah perkotaan yang mengalami genangan air maupun banjir.
Sekretaris Komisi D DPRD Kalteng Jimin Genang air di sejumlah jalan protokol maupun banjir di permukinan penduduk selain karena intensitas hujan yang tinggi juga akibat dari buruknya sistem drainase yang dibangun. di Palangka Raya.
"Kejadian banjir kemarin, harapan kami koordinasi pemprov, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi dengan pemkot segera dilaksanakan. Jangan sampai nanti ada dua tiga kali hujan, rumah warga terendam lagi. Perbaikan drainase harus lebih serius, jangan asal saja," ujarnya dia.
Sehingga sudah saatnya masalah drainase jadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama, sebelum Palangka Raya semakin padat. 

Dikutip dari berbagai sumber

Wednesday, 8 June 2016

Gubernur Kalteng Tetapkan Delapan Misi Pembangunan Daerah

Pasangan Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran-Habib Said Ismail telah dilantik pada Rabu (25/5) di Jakarta. Mereka dilantik secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Bahkan, kini mereka telah menetapkan delapan misi pembangunan daerah itu.

Dalam acara serah terima Jabatan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto mengatakan bahwa dalam kurun waktu lima tahun kedepan, pihaknya telah sepakat menetapkan visi pembangunan yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dari visi tersebut, kemudian telah ditetapkan delapan misi pembangunan daerah. Kedelapan misi tersebut adalah penetapan rencana tata ruang wilayah provinsi Kalimantan Tengah, pengelolaan infrastruktur, kemudian pengelolaan sumberdaya air, pesisir dan pantai, pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi dan penganggulangan kemiskinan, kemudian peningkatakn kualitas tata kelola pemerintah daerah, pengelolaan lingkungan hidup dan sumberdaya alam serta pengelolaan pendapatan daerah. 
Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran-Habib Said Ismail dilantik pada Rabu (25/5) di Jakarta oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.


Dalam acara serah terima jabatan, turut hadir mantan Wagub Kalteng Achmad Diran, Kepala Kadin Kalteng Tugiyo, Anggota DPR RI Dapil Kalteng Hamdhani, Bupati/Walikota se-Kalteng, unsur Muspida dan FKPD.
"Terima Kasih kepada Bapak Hadi Prabowo yang telah bertugas di Kalimantan Tengah selama sembilan bulan 20 hari atau sejak 5 Agustus 2015 hingga 26 Mei 2016," kata Sugianto seperti dikutip Antara News Kalteng.com. 

Sementara itu, mantan Pejabat Gubernur Kalimantan Tengah Hadi Prabowo berharap gubernur dan wakil gubernur segera melakukan berbagai terobosan dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat guna memaksimalkan pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah. 

"Mengingat wilayah Kalimantan Tengah ini yang sangat luas maka saya berharap gubernur dan wakil gubernur terus berinovasi sehingga proses pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat semakin merata," kata Hadi.


By Choirul Fuadi

Obrolan Istri minta Suami agar dipoligami

Ketika suami dan istri sedang melakukan perjalanan, sang istri memulai pembicaraan;


Istri : Abi, suami tu kebanyakan takut istri ya.

Suami : Hmmmm… Abi ga koq…

Istri : Buktinya.. Abi ga berani nikah lagi..

Suami : ha.. (nada keheranan)

Istri ; kan jelas abi di surat anisa, laki-laki itu boleh nikah lebih dari satu.

Suami : Hmmmm… jadi Abi boleh nikah lagi umi?




Istri : boleh Abi. Tapi ada syaratnya.

Suami : Apa syaratnya umi?


Istri : Mudah koq bi.. Cuma ada 3 syarat aja koq.

Suami : Apa itu Umi? (tanya suami dengan penasaran)

Istri : pertama , Abi harus nikah dengan perempuan yang lebih muda dari Umi.

Suami : Wah gampang umi.. banyak aja perempuan muda yang mau ma Abi.. Abi kan ganteng.

Istri : Ah abi kepedean.. Syarat kedua, Abi harus nikah dengan yang lebih cantik dari Umi.

Suami : Ya pastilah Umi…hehhe

Istri : Nah syarat yang terakhir… Langkahi dulu mayat Umi.

Suami : Eh…. (Kaget dan tetep menjadi suami yang istiqomah)

Obrolan Suami Istri Seputar Keuangan

Seorang suami istri sedang bercakap-cakap;

Istri : Abi,…..
Suami : Iya umi.
Istri : Abi itu miskin ya.. ga punya uang.
Suami : Hmmmmm… koq bisa
Istri : kan seluruh gaji abi disedekahin ke umi semua… hehehe
Suami ; owh iya ya… tapi sekarang Abi jadi tukang sedekah terbesar di keluarga ini.
Istri : Iya Abi. Jadi uang Abi, uang Umi juga. Gaji umi itu punya umi sendiri..hehe
Suami : hehe tapi gpp, kan Umi buat Abi…
Istri : eh Abi ni…. Sama aja..


Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Dilantik

Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya mendapatkan gubernur baru. Rabu, 25 Mei 2016 lalu, Sugianto Sabran-Habib Ismail dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.
Sugianto Sabran-Habib Ismail dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di istana Negara.

Pasangan Sugianto Sabran-Habib Ismail telah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.

Suasana suka-cita meliputi  keluarga dan para pejabat serta tokoh masyarakat Kalimantan Tengah yang turut serta dalam acara pelantikan.

Pelantikan itu dirangkai dengan  acara penyerahan petikan Keputusan Presiden (Keppres) di ruang Kredensial dan dilanjutkan dengan kirab dari Istana Merdeka menuju Istana Negara.

Pelantikan pasangan Sugianto Sabran dan Habib Said Ismail sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng ini dilakukan bersama-sama dengan pelantikan  Gubernur Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau,dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.


By Choirul Fuadi

Peneliti Muda Dari SMAN 1 Mute Mendapat Medali di Tingkat Asia

Kita patut berbangga atas sejumlah prestasi yang diukir oleh generasi penerus bangsa. Salah satu contongnya adalah ANISA Saraswati. Anisa adalah siswi kelas XI IPA, SMAN 1 Muara Teweh. Anisa berhasil memboyong medali perunggu pada ajang Young Inventors Exhibition 2015 (AYIE) di Kuala Lumpur, Malaysia dalam penghargaan untuk peneliti belia di bidang matematika.


ANISA Saraswati, siswi kelas XI IPA, SMAN 1 Muara Teweh, berhasil memboyong medali perunggu pada ajang Young Inventors Exhibition 2015 (AYIE) di Kuala Lumpur, Malaysia


Anisa Saraswati mengaku senang pada ajang AYIE yang diikutinya. Anisa mendapatkan banyak pelajaran berharga seperti pentingnya belajar Bahasa Inggris dalam berkomunikasi. Selain itu, kedisiplinan karena dengan disiplin dapat membuat sesuatu menjadi berharga.
Untuk perwakilan Kalimantan Tengah, diikuti oleh enam peserta dari Kapuas, Sampit dan Barito Utara. Lima peserta mendapatkan piagam dan medali, di antaranya Kapuas satu perunggu, Sampit mendapatkan dua perak dan satu perunggu, dan Barito Utara mendapatkan satu perunggu.
Razikinor, Kepala SMAN 1 Muara Teweh saat penyerahan penghargaan dan medali kepada Dinas Pendidikan Barito Utara, di lapangan upacara SMAN 1 Muara Teweh, Kamis (28/5/2015) lalu, mengapresiasi prestasi Anisa. Kemudian, pihak sekolah akan menambah guru pembimbing agar mengembangkan siswa dalam olimpiade sains.

“Pihak sekolah akan mengaktifkan kembali penelitian belia di sekolah dan menambah guru pembimbing untuk dapat berperan serta dalam pengembangan siswa pada olimpiade sains,”ungkapnya. 

Harapanya, keberhasilan Anisa dapat memotivasi seluruh siswa untuk aktif dan lebih banyak mengikuti ajang olimpiade sains sehingga tidak hanya satu saja yang dapat ikut pada tingkat nasional maupun internasional.


By Choirul Fuadi


Sunday, 5 June 2016

SEKOLAH 'KNOWING' vs SEKOLAH 'BEING' Part 2


Cara ini mulai diajarkan pd anak sejak usia mereka masih sangat dini agar terbentuk sebuah kebiasaan yg kelak akan membentuk mereka menjadi mahluk 'Being', yakni manusia2 yg melakukan apa yg mereka tahu benar."

Betapa sekolah begitu memegang peran yg sangat penting bagi pembentukan perilaku & mental anak2 bangsa. Tidak hanya sekadar berfungsi sebagai lembaga sertifikasi yg hanya mampu memberi ijazah kepafa para anak bangsa.
Karakter, perilaku dan kejujuran adalah landasan untuk membangun anak didik  yang lebih beradab dalam berperilaku, Bukan sekadar angka-angka akademik seperti yang tertera di buku-buku raport sekolah ataupun Indeks Prestasi IPK..
Kejujuran dan etika moral adalah prioritas utama, sedangkan kepintaran itu kita kembangkan kemudian,  karena setiap anak terlahir pintar dan pendidikan itu sendiri adalah perkembangan

Oleh sebab itu ,Seyogyanya, kita  tidak perlu terlalu risau jika seorang anak belum bisa calistung ( baca tulis hitung ) atau Pipolondo ( Ping Poro Lan Sudo )  saat masuk SD atau bahkan setelah sekolah SD sekalipun, Tapi mestinya  harus peduli jika sorang anak tidak jujur dan beretika buruk.

Pendidikan itu bukan persiapan utk hidup, karena  pendidikan adalah kehidupan itu sendiri

Dikutip dari berbagai sumber
Jadi kangen pengen sekolah lagi
Part 1

SEKOLAH 'KNOWING' vs SEKOLAH 'BEING'

Beberapa hari yg lalu, saya terkesima dg pesan dr salah satu tmn di grup.. luar biasa isi pesanya..
Mengenai pendidikan kita.... yg akhir2 ini muncul berita yg cukup membuat kita tertercengang.. mulai dr guru yg hanya krna mencubit murid akhirnberujung di bui, bahkan sampai ada mahasiswa yg membunuh dosenya sendiri.. luar biasa..

SEKOLAH 'KNOWING' vs SEKOLAH 'BEING'

  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ  

Kantor kami, Perusahaan PMA dari Jepang, mendapat pimpinan baru  
dari Perusahaan induknya di Jepang. Ia akan menggantikan Pimpinan yang lama yang memang sudah waktunya untuk  balik ke negaranya.
Sebagai patner,, saya ditugaskan utk kmendampinginya selama ia di Indonesia.
Saya menawarkan kepadanya selain perkenalan kpd relasi  juga ,  utk  melihat2 objek wisata kota Jakarta dan Bandung .  

Pada saat kami ingin menyeberang jalan, teman saya ini selalu berusaha utk mencari zebra cross. Berbeda dgn saya dan org Jakarta yg lain, dgn mudah menyeberang di mana saja sesukanya.

Teman saya ini tetap tdk terpengaruh oleh situasi. Dia terus mencari zebra cross ataupun jembatan penyeberangan, setiap kali akan menyeberang. Padahal di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dgn.sarana seperti itu.


Yg lbh memalukan, meskipun sdh ada zebra cross tetap saja para pengemudi tancap gas, tidak mau mengurangi kecepatan guna memberi kesempatan pada para penyeberang. Teman saya geleng2 kepala mengetahui perilaku masyarakat kita.

Akhirnya saya coba menanyakan pandangan teman saya ini mengenai fenomena menyeberang jalan tadi.

Saya bertanya, mengapa orang2 di negara ini menyeberang tidak pada tempatnya, meskipun mereka tahu bahwa zebra cross itu adalah sarana utk menyeberang jalan. Sementara kenapa dia selalu konsisten mencari zebra cross meskipun tidak semua jalan di negara kami dilengkapi dgn sarana tsb..

Pelan2 dia menjawab pertanyaan saya, "It's all happened because of The Education System."

Saya kaget juga  mendengar jawabannya. Apa hubungannya menyeberang jalan sembarangan dgn sistem pendidikan?

Dia melanjutkan penjelasannya,
"Di dunia ini ada 2 jenis sistem pendidikan, yang pertama adalah sistem pendidikan yg hanya menjadikan anak2 kita menjadi mahluk 'Knowing' atau sekedar tahu saja, sedangkan yg kedua sistem pendidikan yg mencetak anak2 menjadi mahluk 'Being'. 

Apa maksudnya?

Maksudnya, sekolah hanya bisa mengajarkan banyak hal utk diketahui para siswa. Sekolah tidak mampu membuat siswa mau melakukan apa yg diketahui sebagai bagian dr kehidupannya.

Anak2 tumbuh hanya menjadi 'Mahluk Knowing', hanya sekedar 'mengetahui' bahwa:
- zebra cross adalah tempat menyeberang,
- tempat sampah adalah utk menaruh sampah.

Tapi mereka tetap menyeberang dan membuang sampah sembarangan.

Sekolah semacam ini biasanya mengajarkan banyak sekali mata pelajaran. Tak jarang membuat para siswanya stress, pressure & akhirnya mogok sekolah. Segala macam diajarkan dan banyak hal yg diujikan,tetapi tak satupun dr siswa yang menerapkannya setelah ujian. Ujiannya pun hanya sekedar tahu, 'Knowing'.

Di negara kami, sistem pendidikan benar2 diarahkan utk mencetak manusia2 yg 'tidak hanya TAHU apa yg benar tetapi MAU melakukan apa yg benar sebagai bagian dr kehidupannya'.

Di negara kami, anak2 hanya diajarkan 3 mata pelajaran pokok:
1. Basic Sains
2. Basic Art
3. Social

Dikembangkan melalui praktek langsung dan studi kasus dan dibandingkan dgn kejadian nyata di seputar kehidupan mereka.

Mereka tidak hanya TAHU, mereka juga MAU menerapkan ilmu yg diketahui dlm keseharian hidupnya. Anak2 ini jg tahu persis alasan mengapa mereka mau atau tidak mau melakukan sesuatu.


Lanjut ke part 2